PENEMUAN MAYAT PEREMPUAN ATAS NAMA TUYEM DIALIRAN SUNGAI SILAU


 

Air Joman 14/09/2022  Penemuan mayat perempuan atas nama Tuyem (56 tahun), warga Lingkungan IV Kelurahan Binser Kecamatan Air Joman di aliran Sungai Silau, 14 September 2022 sekitar pukul 10.00 Wib.

Kronologis penemuan:

Sekitar pukul 10.00 WIB, dua orang warga Lingkungan 13 Kelurahan Binser mencari ikan di sungai tersebut, persisnya di kawasan Pantai Naval. Salah seorang diantaranya melihat sesuatu mencurigakan terdampar di pulau sungai. Awalnya diduga kalau yg hanyut itu adalah manekin. Tapi setelah didapati ternyata sesosok mayat manusia. Segera dia memberitahukan kawannya, dan berita cepat menyebar ke lingkungan sekitar.

Sekitar 15 menit berselang, Kapolsek Air Joman dan tim tiba di lokasi. Begitu juga dengan Babinsa, Lurah dan perangkat kelurahan.

Lokasi penemuan mayat sebenarnya ada di wilayah hukum Polsek Simpang Empat. Setelah 1 jam berkoordinasi akhirnya personil Polsek Simpang empat tiba di lokasi. Dalam masa menunggu kedatangan tim dari Polsek Simpang Empat, Camat segera menghubungi Kepala BPBD Asahan melalui Sekretaris, Bapak Joni Sihotang.

Atas dasar koordinasi beliau, sebanyak 3 orang personil dari BPBD Asahan dan 5 orang dari Basarnas Tanjung Balai tiba di TKP. Setibanya mereka, mayat pun dievakuasi.

Dalam masa penantian tim Basarnas tersebut dan sebelum di evakuasi, beberapa warga sempat memotret wajah korban. Tak selang berapa lama didapat kabar kalau yg meninggal itu adalah warga Lingkungan 6 Binser.

Untuk memastikan hal tersebut lurah memerintahkan Kepling 6 untuk membawa keluarga korban. Begitu tim berhasil mengevakuasi mayat dan kantong jenazah dibuka, keluarga yg datang memastikan bahwa jenazah itu adalah ibu maupun bibi mereka.

Menurut keluarganya, korban sudah 4 hari tak pulang. Dan korban ini mengalami gangguan jiwa. Mereka pun menolak otopsi yg ditawarkan Kepolsek. Segera mayat dibawa ke rumah duka dengan mobil Basarnas. Tak  berselang lama, fardhu kifayah untuk korban segera dilaksanakan.

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama